Well, apa yang kamu lakukan pada malam tahun baru 2018 lalu?
Kalau saya melamun karena nggak bisa tidur. Mungkin akibat suara petasan yang jedar-jeder dan suara anak-anak muda gitaran di depan rumah. Dan lamunan saya isinya flashback, kilas balik hal-hal yang udah saya lakukan dan capai selama tahun 2017.
Secara garis besar sih, saya boleh pede karena banyak hal positif yang sudah saya lakukan dan banyak juga yang harus disyukuri atas apa yang saya capai. Walau prestasi nggak banyak yang saya raih, tetap harus disyukuri juga lah ya.
TUJUAN BERMEDSOS
Sebelum pasukan Darth Vader menginvasi Galactic Republic, tujuan saya bermedsos adalah pure untuk menjalin kembali
komunikasi dengan teman-teman sekolah dan mantan *bwehehe*. Kemudian seiring
dengan suratan takdir yang menjadikan saya freelancer di bidang literasi,
media sosial menjadi tempat untuk menjalin silaturahmi dengan teman-teman Penulis/Blogger yang tersebar di seluruh Nusantara, juga dengan penerbit dan calon pemberi pekerjaan 😃.
Pernah merasa bingung saat akan merenovasi rumah? Atau
ketika ingin mengubah interior rumah?
Atau ingin membeli pernak-pernik rumah tapi nggak tahu apa yang harus
dibeli?
Lalu, Buibu mengira-ngira saja bagaimana model rumah, atau
tipe interior, dan asal beli pernak-pernik yang kelihatannya bagus di mata
Buibu. Ketika sudah jadi, sudah
dipasang, sudah diaplikasikan di rumah, kok hasilnya mengecewakan. Kurang ini, kurang itu, nggak pantas, nggak
bagus, pokoknya nggak puas. Apa sebabnya?
 |
found on carlaaston.com |
MERASA KURANG PIKNIK?
Pengin piknik tapi belum sempat? cita-citakan aja dulu... siapa tahu dalam waktu dekat bisa kesampaian.
Nah, cita-citanya jangan hanya dilamunkan aja, coba dituliskan biar nggak lupa. Lalu... sertakan tulisanmu itu ke lomba blog bertema PIKNIK ITU PENTING. Lumayan kan kalau menang, cita-cita piknikmu bakal terwujud, dong.
 |
cooledeko.de |
"Home is not A Place, it's A Feeling"
(anonim)
Arti rumah
buat saya itu segalanya. Tujuan saya pulang setelah bepergian itu sudah pasti.
Sekarang, rumah juga menjadi tempat bekerja, karena saya memutuskan bekerja
freelance dari rumah. Dan yang paling penting, rumah adalah tempat di mana anak-anak merasa nyaman.
Itulah (mungkin) sebabnya tercipta istilah “Rumahku Surgaku”, di mana setiap tetes kebahagiaan bermuara.