Suami saya, a.k.a PKK, a.k.a Pak Kunkun itu enam bersaudara. Masing-masing sudah beranak-pinak dengan jumlah nyaris seragam: 3 - 4 anak, kecuali si pangais bungsu, anaknya baru dua (baru ya... hehehe...). Yes, kami memang keluarga besar.
Jarang sekali kami bisa berkumpul dengan formasi lengkap, selain Idul Fitri. Disamping tinggal kami yang berjauhan, juga kesibukan masing-masing keluarga yang cukup sulit diseragamkan. Saat kami berkumpul Lebaran kemarin, tercetus rencana menghabiskan liburan akhir tahun bersama-sama. Tujuan kami adalah daerah puncak. Adik ipar merekomendasikan satu tempat yang (katanya) cocok untuk liburan keluarga.




