Minggu lalu memilih warna lipstik jadi topik diskusi di sebuah grup WA yang saya ikuti. Penting banget ya lipstik aja sampai dibahas. Buat saya sih lipstik penting banget, secara lipstik udah jadi senjata wajib buat permak muka supaya (agak) enak dipandang *bwehehe*. Kedudukannya sama tinggi dengan pinsil alis, eye liner dan maskara. Pokoknya kwartet itu harus selalu ada di pouch kosmetik yang kubawa ke mana pun aku pergi.
Tampilkan postingan dengan label lipstik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lipstik. Tampilkan semua postingan
Bibir saya termasuk bibir yang susah ditempeli bibir... eh... lipstik. Dulu, semasa remaja ngarep banget punya bibir yang merah alami, merona segar, dengan sedikit kilatan lipgloss, seperti milik cewek-cewek populer di sekolah. Namun apa daya saya dikaruniai bibir dengan warna gelap, walau dari size dan bentuk masih bagus lah (menurut saya dan suami) hehe...
![]() |
| foto: www.foxinflats.com.au |
Bagi pemilik bibir berwarna gelap seperti saya, memilih lipstik itu mungkin jadi perjuangan tersendiri. Saya terpaksa membunuh keinginan memakai lipstik dengan warna-warna pastel. Lipstik bermoisture pun menjadi pantangan, karena tidak bisa menempel sempurna di bibir antik saya. Lupakan juga lipshine dengan warna-warna yang memikat hati. Karena kalau saya memakai lipstik model begini, alih-alih tampak menawan, bibir saya jadi kinclong berlebihan laksana habis makan gorengan seplastik gede. Big No... akhirnya saya putus hubungan dengan lipstik cair. Satu-satunya jenis lipstik yang bisa saya pakai ya jenis colorstay atau yang bertekstur creamy.
ABOUT ME

I could look back at my life and get a good story out of it. It's a picture of somebody trying to figure things out.
POPULAR POSTS
Categories
- My Work 11
- beauty 12
- books 14
- health 11
- review produk 16
Formulir Kontak




